Aji adalah seorang anak yang pandai. Namun tampaknya nasib baik belum berpihak padanya. Taraf ekonomi keluarganya sangat rendah hingga terpaksa keluarganya bekerja sebagai pemulung. Meski begitu, ia tidak pernah meratapi nasibnya. Justru karena keterbatasanya, ia sangat menggebu-gebu untuk dapat membahagiakan orang tua dan keluarganya.