Alhamdulillah, akhirnya buku yang berjudul "Buku Harian Dwi" selesai juga. Ada perasaan senang saat penulis menuangkan buah cerita fiksi mengenai seorang anak yang harus terpisah dari orang tua kandungnya. Memang Tuhan memberikan jalan hidup sendiri-sendiri bagi makhluk yang diciptakan-Nya.
Musik merupakan bahasa universal, lantunan nada dan gaya musik dalam bermain musik dapat menjadi bahasa sendiri untuk menyampaikan pesan-pesan tersendiri. Misalnya pesan moral, cinta, kritik, sosial dan lain-lain. Perjalanan musik ini telah melahirkan aliran musik tersendiri seperti: pop,rock,metal,grunge,death metal,punk,jazz, dll.
Segala pujaan dan pujian hanya layak bagi Allah Rabbil Alamin dari segala makhluk ciptaan-Nya yang tampak dan yang ghaib, sejak awal hingga akhir zaman, di sepenjuru langit-bumi serta yang ada di antara keduanya. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada hamba-Nya yang ummi, terkasih, serta terpilih sebagai penghulu dan imam dari 124 ribu nabi dan rasul.
Puji dan syukur selayaknya kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan inyah-Nya kepada kita semua. Salawat dan salam semoga selalu dilimpahkan kepada Nabi Muhammad saw dan para keluarga dan para keluarga dan para sahabatnya. Beliau adalah profil teladan serta idola sempurna bagi seluruh umat manusia.
Kehidupan Ratna berubah drastis sejak kecelakaan yang dialaminya pada hari pertama masuk SMP. Sejak saat itu, ia harus menggunakan kursi roda dan alat bantu pernafasan (ventilator). Namun, itu semua tidak menjadi halangan bagi Ratna untuk meraih cita-cita dan impianya. Ia terus mengukir prestasi gemilang.
So many legendary stories had been spread in various regions in Indonesia. These legendary stories, which contain moral values and the culture of each region, should we know. One of those interesting legends is Cindelaras. Have you ever heard about the legend of Cindelaras?
Tojeng adalah seorang anak Makassar. Sejak kecil sudah ditinggal mati ayahnya. Ia ikut pamanya ke gunung, kubu tentara Bajeng yang melawan penjajah Belanda. Suatu kali Tojeng disuruh mengambil bendera Merah Putih yang dijahit emak dan neneknya. Itulah bendera yang dikibarkan pada peringatan kemerdekaan, 17 Agustus 1946. Kibaran bendera itu mengharukan Tojeng.
Lifa seorang anak yang baru masuk SMP. Ia mendapat tugas kelompok dari guru Pendidikan Kewarganegaraan. Lifa akan mengerjakanya bersama Nurin (teman sebangkunya), Olis, dan Imam. Awalnya mereka bingung untuk mendapatkan tema yang sesuai. Tema tersebut harus mendukung rasa cinta tanah air dan juga menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia.
Mengapa kita sebagai pelajar masih harus terus membaca riwayat pahlawan bangsa kita? Tentu saja karena kita adalah bangsa yang memiliki patut memiliki kebanggaan dan harga diri. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa-jasa pahlawanya. Sebuah bangsa tanpa pahlawan sama artinya bangsa tanpa kebanggaan.
Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir yang diutus oleh Allah SWT ke muka bumi. Karena itu beliau disebut pula sebagai Nabi akhir zaman. Jika ada orang yang mengaku sebagai Nabi sepeninggal beliau maka dapat dipastikan itu seorang Nabi palsu. Misi utama Nabi Muhammad diutus ke muka bumi adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Beliau selalu mencontohkan akhlak yang luhur dalam segala hal.