LAWAMI' (Ar. = cemerlang, kilat yang bersinar, ubun ubun anak yang masih lembut). Kata lawami' merupakan bentuk jamak dari lami dan lami'ah. Istilah ini biasanya di pakai kalangan sufi untuk menggambarkan "kilatan cahaya rohani", berupa intuisi yang datrang hanya seketika dan kemudian menghilang dengan cepat.
Buku ini bukan buku kesehatan, tasawuf, dan juga bukan buku memoir atau biografi. Apa yang di tulis dalam buku ini merupakan hasil internelisasi terhadap berbagai pengalaman, terutama saat terserang kanker, dan pemahaman penulis terhadap agama.
Adalah Hidayat Nur Wahid, politisi rendah hati dengan citra yang bersih. Gelombang politik yang mengharu biru bangsa Indonesia kerap menyisakan rindu akan pemimpin yang bersahaja.
Tahukah teman-teman, Indonesia dikenal dengan penganut Islam terbanyak di dunia? Masjid-masjid pun banyak tersebar di setiap daerah. Sebagian masjid dibangun mengiringi sejarah penyebaran Islam.
Raden Fatah lahir tahun 1448 M /1370 tahun Saka. Ayahnya bernama Pangeran Kertabhumi Prabu Brawijaya V dan ibunya bernama Putri Champa yang berasal dari Palembang, Raden Fatah merupakan cucu dari Rajasawardhana.
Tidak ada doa yang tidak di kabulkan oleh Allah Swt. Sebuah hadis menyebutkan bahwa Allah Swt merasa tak enak jika belum mengabulkan doa seorang hamba yang bermohon kepada-Nya.
Ternyata, Al-Qur'an adalah obat mujarab yang Allah berikan untuk kita. Obat mujarab ketika hati gelisah, obat mujarab ketika hidup dilanda susah, dan lain sebagainya. Segala petunjuk sesungguhnya dapat di temukan di dalam Al-Qur'an, sebab itu Al-Qur'an menjadi pedoman bagi umat Manusia.
Kejadian demi kejadian, baik yang positif maupun yang negatif terjadi karena izin Allah Swt. Tidak mugkin Allah Swt. yang Mahaadil dan Sempurna menciptakan kejadian dengan sia-sia.
Peran Muslimah tidak pernah terlepas dari perjalanan sejarah. Banyak kontribusi yang mereka berikan untuk syiar islam ini, sehingga cahaya Islam mampu membawa manusia dari kegelapan menuju cahaya ke seluruh penjuru Indonesia.
Generasi muda indramayu sekarang hampir semuanya mengaku tidak tahu figur H. Mursyid Ibnu Syafiuddin juga tokoh pejuang lainnya seperti M.A. Sentot. padahal kedua tokoh ini memiliki andil sangat besar dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan indonesia