Buku Metodologi Penelitian Pendidikan ini cenderung mengacu pada kepenelitian kuantitatif yang banyak dialiri darah positivistik, sehingga pembahasan buku ini lebih banyak diwarnai oleh pandangan para ahli penelitian kuantitatif seperti John W. Best, Donal Ary dan Jack R. Fraenkel and Penulis buku ini, Dr. Drs. Yatim Riyanto, M.Pd., lahir di Blitar pada tanggal 10 November 1961.
Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia yang berfikir bagaimana menjalani kehidupan dunia ini dalam rangka mempertahankan hidup dalam hidup dan penghidupan manusia yang mengemban tugas dari Sang Kholiq untuk beribadah.
Usia muda penuh dengan proses pencarian jati diri. Banyak hal yang ingin diketahui dan ingin dipelajari saat kita berusia muda. Energi dan semangat yang begitu besar menjadi salah satu ciri generasi muda. Sayangnya, masa pencarian dan rasa ingin tahu generasi muda tersebut sering dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Salah satu esensi proses pendidikan adalah memposisikan peserta didik sebagai " pemikir " yang aktif mencari makna dari dunianya dan belajar memaknai pengetahuan secara kultural,serta menghindarkan peserta didik dari proses belajar yang terbatas pada ekspos-ekspos didaktis
Masyarakat Indonesia yang berdiam di Nusantara terdiri dari berbagai suku bangsa dan kaya akan cerita rakyat yang memuat pesan-pesan moral dan budi pekerti. Namun, saat ini anak-anak Indonesia lebih banyak dijejali dengan cerita-cerita yang berasal dari luar negeri dengan latar belakang budaya yang sangat berbeda.
Guru adalah rujukan keilmuan dan sikap bagi siswa. tidak dapat dipungkiri bahwa perilaku dan cara berpikir seseorang banyak dipengaruhi oleh apa yang telah ditanamkan gurunya di sekolah. untuk memperoleh peserta didik yang unggul keilmuan dan kepribadiannya, perlu dipersiapkan guru-guru yang andal dalam mendidik.
Aneka ragam cerita rakyat terutama dalam bentuk sastra lisan tersebar di seluruh pelosok nusantara. sayangnya banyak di antara cerita rakyat tersebut punah karena hanya diketahui dari mulut ke mulut
Saat ini pekembangan teknologi semakin pesat saja. Dengan semakin meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai teknologi informasi dan komunikasi, serta adanya sifat murni manusia yang selalu tidak pernah merasa puas, tentu saja hal ini lama kelamaan, membawa banyak dampak positif maupun negatif.
Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia itu terdapat pada pikiran. Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut, sebab kita sering terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaan tertentu.Sehingga selamanya tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik atau perubahan nasib yang berarti.
Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dan Tenaga Pembina lainya seperti; Pengawas, Kepala Seksi, Kepala Bidang dan Direktur Pembinaan Pendidikan Agama Islam beserta jajaranya, merupakan aparat yang mempunyai tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melaksanakan pembinaan pendidikan agama Islam pada sekolah umum.