Alhamdulillah, akhirnya buku yang berjudul "Buku Harian Dwi" selesai juga. Ada perasaan senang saat penulis menuangkan buah cerita fiksi mengenai seorang anak yang harus terpisah dari orang tua kandungnya. Memang Tuhan memberikan jalan hidup sendiri-sendiri bagi makhluk yang diciptakan-Nya.
Puji dan syukur selayaknya kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan inyah-Nya kepada kita semua. Salawat dan salam semoga selalu dilimpahkan kepada Nabi Muhammad saw dan para keluarga dan para keluarga dan para sahabatnya. Beliau adalah profil teladan serta idola sempurna bagi seluruh umat manusia.
Kehidupan Ratna berubah drastis sejak kecelakaan yang dialaminya pada hari pertama masuk SMP. Sejak saat itu, ia harus menggunakan kursi roda dan alat bantu pernafasan (ventilator). Namun, itu semua tidak menjadi halangan bagi Ratna untuk meraih cita-cita dan impianya. Ia terus mengukir prestasi gemilang.
So many legendary stories had been spread in various regions in Indonesia. These legendary stories, which contain moral values and the culture of each region, should we know. One of those interesting legends is Cindelaras. Have you ever heard about the legend of Cindelaras?
Tojeng adalah seorang anak Makassar. Sejak kecil sudah ditinggal mati ayahnya. Ia ikut pamanya ke gunung, kubu tentara Bajeng yang melawan penjajah Belanda. Suatu kali Tojeng disuruh mengambil bendera Merah Putih yang dijahit emak dan neneknya. Itulah bendera yang dikibarkan pada peringatan kemerdekaan, 17 Agustus 1946. Kibaran bendera itu mengharukan Tojeng.
Lifa seorang anak yang baru masuk SMP. Ia mendapat tugas kelompok dari guru Pendidikan Kewarganegaraan. Lifa akan mengerjakanya bersama Nurin (teman sebangkunya), Olis, dan Imam. Awalnya mereka bingung untuk mendapatkan tema yang sesuai. Tema tersebut harus mendukung rasa cinta tanah air dan juga menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia.
Bunga-bunga itu dipetiknya,dibawa terbang menjelajahi Bukit Kantil yang hijau, menjelajahi mega putih, dan mengarungi langit biru yang tiada batas.
Cerita ini mengisahkan seorang anak yang hilang ketika terjadi Bandung Lautan Api pada tahun 1946. Anak itu bernama Niar. Ia bersama ibu dan kakak laki-lakinya turut mengungsi untuk menghindari peperangan. Di tengah perjalanan, para pengungsi yang berjalan kaki saling berdesak-desakan. Ketika itu terjadi sebuah ledakan dahsyat sehingga para pengungsi panik dan mereka berhamburan.
Perpaduan antara kreativitas dan seni, menjadikan harga produk kreasi seni lilin bernilai tinggi sehingga dapat diminati pembeli atau pemesan. Produk kreasi lilin yang dibuat desainya bukan desain pasaran, melainkan desain seni. Dengan sentuhan seni akan menghasilkan bentuk lilin dengan berbagai macam bentuk lilin dengan keunikanya.
Piramida baru dibangun pada masa dinasati ketiga Fir'aun Mesir atau sekitar tahun 2600 sebelum masehi sebagai makam para raja. Sebagai bangunan kuno, Pramida memang terlihat megah dan menakjubkan. Buku yang dikemas dalam bentuk cerita ini menyajikan tokoh utamanya Bima dan Maya yang melalui mesin waktu berhasil menikmati sisi-sisi keajaiban Piramida Mesir.