Text
Kebebasan Berpendapat dalam Berbangsa Indonesia
Orang tua kita, semua pemimpin kita saat ini, seiring waktu akan beranjak turun. Lalu kita, menyingsing bersama cahaya baru. Persis seperti peredaran matahari. Terbit malu-malu, lalu benderang di terik siang, kuning memerah di rembang petang, lalu terbenam. Esok, siklus itu berulang lagi, Itulah kehidupan. Selalu terjadi pergiliran.
Tidak tersedia versi lain